Masalah di atas adalah masalah tidak memadainya fasilitas mendidikan. Jika kita meninjau berdasarkan observasi PESTEL maka kita tinjau dari Politic, Economy, Social, Technology, Environment. Dari segi politik, masalah ini salah satu penyebabnya adalah penyelewengan dana yang dilakukan oknum di dalam birokrasi pemerintah. Dari segi ekonomi, masalah ini disebabkan pembangunan yang tidakmerata. Pembangunan yang tidak merata ini salah satunya dikarenakan Indonesia menganut prinsip otonomi daerah, di mana pembangunan dilakukan secara mandiri oleh daerah dengan melibatkan banyak pihak di tingkat daerah sehingga sangat memungkinkan terjadinya ketidaklancaran proses pembangunan.
Dari segi sosial, masalah ini bisa juga terjadi karena terdapat kesenjangan sosial antara si kaya dengan si miskin sehingga si kaya tidak mau berbaur dan aktif ikut membantu membangun sekolah tersebut. Dari segi teknologi, masalah ini terjadi karena fasilita transportasi yang kurang memadai untuk menjangkau daerah daerah terpencil. Seandainya ada transportasi yang murah dan mudah menjangkau wilayah terpencil maka kemungkinan masalah ini terjadi akan semakin mengecil. Dari segi environment, masalah ini menimbulkan lingkungan sekolah yang kurang kondusif untuk belajar bagi siswa sekolah tersebut.
Solusi dari masalah ini memang sudah ada yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah yaitu program renovasi gedung sekolah. Namun belum berjalan dengan efisien dan perlu dilakukan inovasi-inovasi yang akan memperlancar proses renovasi, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan.
Berikut ini adalah solusi sistematis yang belum pernah ada,tetapi mungkin untuk dicoba.
Pertama, jika memang penyebabnya adalah anggaran dari pemerintah untuk pembangunan gedung sekolah masih kurang maka untuk daerah terpencil dapat dilakukan renovasi swadaya masyarakat. Maksud swadaya di sini dapat berupa bantuan jasa ataupun sumberdaya. Untuk efisiensi,maka saat sedang direnovasi, siswa dipindah ke sekolah yang lain yang lebih maju untuk belajar sementara di sana. Sementara itu, guru-guru yang sedang tidak mengajar diikutkan kegiatan pelatihan di sekolah yang lebih maju agar kemampuan mengajar guru ikut berkembang. Selain itu, wajib tugas ke daerah terpencil untuk para lulusan sarjana pendidikan juga dapat dijadikan tambahan solusi, agar menjadikan sekolah yang baru dibangun mampu berkembang seiring perkembangan jaman.
Subkelompok 3:
Maghfira Ramadhani
Zara Karunia Tanjung
Sonia Rosliana
Harits Adhi P.
Asthina N. S.
Miftahurrizki A.
Mirza Dian Rifaldi
Fajar Andy S.








0 comments:
Post a Comment