Benjamin Nathanael
FTSL
16613329
Kelompok 5
Pola Pikir K3
Pola pikir K3 pada dasarnya adalah pola pikir yang tidak terpaku pada cara-cara yang konvensional, selalu mengevaluasi setiap keputusan-keputusan, dan tidak menjatuhkan tetapi saling membangun antara sesama manusia. Pola pikir K3 ini dibagi tiga yaitu :
1. Pola Pikir Kritis.
Pola pikir kritis berarti kita tidak mudah memercayai setiap perkataan/kebijakan orang lain, melainkan kita selalu berusaha mencari tahu penyebab/alasan yang mendasari akan keputusan tersebut. Sikap kritis ini akan didukung dengan adanya penganalisaan tajam, rasa ingin tahu yang besar, dan kemauan untuk meneliti suatu permasalahan sampai kepada akarnya. Dengan adanya pola pikir kritis ini, kita akan berusaha untuk selalu mengevalusi setiap permasalahan yang ada.
2. Pola Pikir Kreatif
Pola pikir kreatif berarti kita selalu berusaha untuk menemukan cara-cara atau solusi-solusi yang berbeda dan tentunya lebih baik daripada sebelumnya. Pola pikir kreatif membantu kita untuk memecahkan masalah-masalah yang ada dengan lebih inovatif. Setelah kita mengevaluasi permasalahan-permasalahan yang ada, kita berpikiran kreatif untuk menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi dengan solusi-solusi yang baru dan tentunya ditingkatkan dari solusi yang sudah ada sebelumnya.
3. Pola Pikir Konstruktif.
Pola pikir konstuktif berarti kita menggunakan pola pikir kritis dan kreatif kita untuk membangun bersama-sama, bukan hanya diri kita sendiri, melainkan juga orang lain. Seringkali kreativitas dan kritik kita dipergunakan untuk menjatuhkan orang lain, kita tidak mau menerima ide – ide yang dicetuskan orang lain, tidak menghargai ide – ide yang disampaikan orang lain, walaupun memang ide kita lebih bagus.
Pola pikir K3 ini adalah pola pikir yang sangat diharapkan dari para mahasiswa ITB. Pola pikir ini merupakan pola pikir yang harus dikembangkan di masa sekarang ini, bukan hanya oleh mahasiswa ITB saja, melainkan oleh seluruh siswa/mahasiswa yang ada.
Peninjauan masalah dari berbagai sudut pandang
Masalah dapat ditinjau dari berbagai sudut pandang, tergantung dari metode yang dipakai untuk melakukan peninjauan. Pada pertemuan kelompok kami, kami selain membahas pola pikir K3, kami juga membahas tentang peninjauan masalah dengan metode PESTEL.
a. P(Politik)
Peninjauan dari segi politik adalah dengan meninjau dampak - dampak politik yang dihasilkan oleh suatu peristiwa terhadap kepolitikan pada saat itu.
b. E(Ekonomi)
Peninjauan dari segi ekonomi berarti kita meninjau dampak ekonomi yang dihasilakan dari suatu peristiwa terhadap masyarakat banyak atau pemerintah, baik itu menguntungkan atau merugikan.
c. S(Sosial)
Peninjauan dari segi sosial meninjau dampak – dampak sosial yang akan dirasakan oleh masyarakat umum.
d. T(Teknologi)
Peninjauan teknologi berarti peninjauan terhadap masalah teknologi yang dihasilkan atau meninjau terhadap kekurangan teknologi dan infrastuktur yang menyebabkan terjadinya masalah tersebut.
e. E(Environment)
Peninjauan environment meninjau dampak yang dihasilkan suatu peristiwa bagi lingkungan baik itu baik maupun buruk bagi lingkungan
f. L(Legal)
Peninjauan legal berarti peninjauan kelegalan suatu peristiwa dan masalah legal yang dihasilkan oleh suatu peristiwa.
Sekian resume saya dari pertemuan tentang materi K3 dan metod PESTEL.
Friday, 23 August 2013
Pola Pikir K3 ~Ben
10:28
No comments
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comments:
Post a Comment