Friday, 23 August 2013

Pola Pikir K3 (Kritis, Kreatif, Konstruktif) ~Afi

Nama    : Maghfira Ramadhani
NIM    : 16413183
Fakultas: FTTM

Dengan bertambahnya kata “maha” pada siswa tentunya pola pikir kita harus berbeda dari yang sebelumnya.  Kita harus lebih dewasa, bijaksana, dan lebih mandiri tentunya. Jika kita memandang suatu hal pada saat siswa dahulu, mungkin kita akan langsung menilai suatu hal sesaat setelah melihat hal itu secara sekilas. Pola pikir K3 ini merupakan salah satu pola pikir yang bijaksana dan mengarah kepada sikap yang benar dalam melihat suatu masalah. Pola pikir K3 pula yang akan menjadi bagian idealisme mahasiswa. Idealisme layaknya dimiliki oleh seorang mahasiswa agar ia mampu membatasi tindakannya pada kebenaran.

Salah satu idealisme yang dimiliki mahasiswa yakni pola pikir K3. Apa itu K3? K3 merupakan singkatan dari kritis, kreatif, dan konstruktif. Berikut ini penjelas dari masing-masing pola pikir.

Kritis menurut KBBI adalah bersifat tidak lekas percaya; selalu berusaha menemukan kesalahan atau kekeliruan; tajam dalam penganalisisan. Sebagai mahasiswa hendaknya kita tidak mudah mempercayai pernyataan yang tidak ada dasar kebenarannya, contohnya seseorang mengatakan suatu persamaan baru dalam matematika, maka seorang mahasiswa sudah sepantasnya meminta bukti formal untuk persamaan matematika tersebut. Menurut saya, kritis adalah mampu berpikir luas dan bijaksana akan suatu masalah dengan cara meninjaunya dari berbagai sudut pandang atau dari berbagai aspek. Karena sesungguhnya setiap hal itu mempunyai kebaikan dan keburukan yang relative terhadap aspek yang berkaitan.

Kreatif menurut KBBI adalah memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; bersifat (mengandung) daya cipta. Kreatif berarti mampu berinovasi, mampu memberi gagasan yang berbeda dari apa yang sudah pernah dikemukaan orang lain, mampu terlepas dari hal-hal yang mainstream. Kreatif termasuk kedalam proses ketiga dalam proses 3N(Ndeloke, Niroke, Nambahke) yang disebutkan oleh Bapak Wawan Dewanto Ph.D yaitu Nambahke atau menambahkan hal baru berupa hal positif pada suatu hal agar mampu menjadi lebih baik.

Konstruktif menurut KBBI adalah bersangkutan dengan konstruksi; bersifat membina, memperbaiki, membangun, dan sebagainya. Makna konstruktif disini berarti mampu menerapkan pola piir kritis dan kreatif untuk hal-hal yang membangun, bukannya untuk menjatuhkan atau merendahkan orang lain. Alangkah baiknya jika kita mampu menerapkan pola pikir kritis, kreatif, dan konstruktif. Karena dengan ketiga pola pikir itu, maka kita akan mampu membangun pola pikir bersama, berkembang bersama, kemudian selanjutnya maju bersama. Ayo maju bersama #untukIndonesia !

0 comments:

Post a Comment