Sonia Rosliana 16013185 FMIPA
Sebagai Mahasiswa yang telah menyandang kata maha di depan siswa, kita seharusnya berpikir dewasa dalam menanggapi sesuatu. Cara berpikir yang baik didasari oleh tiga hal yaitu kritis, kreatif, dan konstruktif. Tiga hal tersebut seharusnya menjadi pola pikir yang dibudayakan di kalangan mahasiswa.
Yang pertama adalah kritis. Mahasiswa seharusnya bersifat kritis. Kritis adalah sifat mudah percaya dan selalu mencari kekeliruan dalam suatu hal. Mahasiswa sebagai insan akademis tidak bisa hanya menelan bulat-bulat tiap-tiap hal yang diberikan kepada kita. Insan akademis dapat mengatakan sesuatu itu benar jika didasari oleh fakta yang jelas.
Kedua, Mahasiswa harus dapat berpikir kreatif. Kreatif ialah daya pikir untuk membuat hal-hal baru. Mahasiswa sebagai generasi muda adalah tumpuan Bangsa Indonesia karena itu haruslah dapat membuat inovasi dalam berbagai macam aspek kehidupan. Mahasiswa harus mampu untuk dapat terus berkarya, baik memperbaharui apa yang telah ada atau membuat hal-hal yang sama sekali baru.
Ketiga, Mahasiswa harus dapat berpikir konstruktif. Konstruktif yaitu membangun. Dengan sifat kritis dan kreatif yang kita punya, kita harus bisa membangun dan bukannya menjatuhkan. Sikap kritis yang kita miliki harus dapat mencari kesalahan-kesalahan dalam suatu hal yang kemudian dapat kita temukan solusinya dengan memperbaiki atau membuat hal-hal baru yang lebih baik. Dengan sifat konstruktif ini kita diharapkan bisa berkembang bersama dan bukannya saling sikut dan menjatuhkan.
Sebagai Mahasiswa yang memiliki pola pikir K3, kita harus bisa menghargai pendapat orang lain. Tidak baik jika kita merasa bahwa pendapat kita mutlak benar atau lebih baik. Orang lain mungkin memiliki cara pandang yang berbeda-beda terhadap suatu masalah sehingga dapat timbul solusi-solusi berbeda yang dapat dimanfaatkan sebagai pemecah masalah yang ada.
Dengan berpola pikir K3, kita dapat memecahkan masalah dan mengkajinya dengan Metode Observasi PESTEL (Politic,Economy, Social, Technology, Environment, Legal) yaitu metode observasi yang mencakup sudut pandang politik, ekonomi, sosial, teknologi, lingkungan, dan hukum. Ketika kita dapat memandang suatu permasalahan dalam berbagai sudut maka dapat timbul solusi-solusi yang mungkin saja belum terpikirkan sebelumnya saat kita hanya melihat suatu permasalahan dari satu sudut saja.
Jadi sebagai mahasiswa kita diharapkan dapat membangun dan memperbaiki bangsa ini dengan kritis, kreatif, dan konstruktif. Tidak hanya menelan bulat-bulat apa yang kita dapatkan tetapi juga mencari kesalahan yang ada dan selalu berusaha mencari solusi-solusi baru yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia.
Friday, 23 August 2013
Pola Pikir K3 ~Sonia
15:07
No comments
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comments:
Post a Comment